Serap Aspirasi Kesejahteraan, Yorrys Raweyai Temui Danrem 173 Praja Vira Braja di Nabire

oleh -3 Dilihat
Wakil DPD RI Yorrys Raweyai saat kunjungan kerja ke Markas Korem 173/PVB di Nabire, diterima Danrem 173/PVB, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda. Foto: dokumen BPHM.

distorsi.id/, ​Nabire – Wakil DPD RI Bidang Kesejahteraan Rakyat, Yorrys Raweyai, melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) di Nabire, Rabu (3/3/2026), diterima oleh Komandan Korem 173/PVB, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda.

​Dalam pernyataannya, Yorrys Raweyai mengatakan kehadiran DPD RI di wilayah Korem 173/PVB bertujuan untuk menghimpun data dan fakta objektif mengenai isu-isu krusial di daerah.

​”Kami hadir untuk mendengar langsung, bukan sekadar menerima laporan di meja kerja. Sinergi dengan TNI, khususnya Korem 173/PVB, sangat vital karena peran TNI di Papua tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Yorrys Raweyai.

​Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan dalam lawatan tersebut antara lain:
Akselerasi Pembangunan: Memastikan proyek strategis nasional dan daerah di Papua Tengah berjalan tanpa hambatan teknis maupun sosial.
Kesejahteraan Rakyat: Meninjau sejauh mana program sosial pemerintah berdampak pada kehidupan ekonomi warga lokal.
Stabilitas Wilayah: Mengapresiasi peran TNI dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan investasi dan aktivitas masyarakat.

​Yorrys menjelaskan bahwa agenda nasional DPD RI saat ini adalah memastikan suara dari instansi vertikal seperti TNI dapat terkanalisasi dengan baik ke tingkat pusat. Menurutnya, TNI memiliki perspektif tersendiri mengenai tantangan pembangunan di Papua Tengah.

​Menanggapi hal tersebut, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus berkolaborasi.

Danrem menekankan, Korem 173/PVB senantiasa siap bersinergi dengan seluruh elemen pemerintah demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.

​Kunjungan ini merupakan bagian integral dari rangkaian kerja DPD RI untuk memastikan pemekaran Provinsi Papua Tengah benar-benar memberikan dampak nyata (impactful) bagi masyarakat adat dan penduduk setempat. Seluruh aspirasi yang dihimpun dari pertemuan ini akan dibawa ke tingkat pusat untuk ditindaklanjuti bersama kementerian terkait.

​”Papua Tengah adalah masa depan. Dengan sinergi antara lembaga legislatif dan TNI, kita optimis pembangunan berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang bisa dirasakan oleh seluruh rakyat,” pungkas Yorrys.