Tag: Partai Gelora

  • Partai Gelora Luncurkan Program Nasional Rekruitmen 1,5 Juta Anggota

    Partai Gelora Luncurkan Program Nasional Rekruitmen 1,5 Juta Anggota

    distorsi.id/, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta secara resmi me-launching Program Nasional Rekruitmen 1,5 Juta Anggota menuju kemenangan pada Pemilu 2029. Triwisaksana, Ketua DPP Koordinator Bidang (Korbid) Penggalangan Partai Gelora Triwisaksana ditunjuk sebagai ketua tim tersebut.

    Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Rapat Koordinasi III Pimpinan DPP dan DPW yang digelar secara daring pada Sabtu (28/2/2026).

    “Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim. Program Nasional Rekrutmen 1,5 Juta Anggota menuju kemenangan Pemilu 2029 yang akan datang dimulai secara resmi,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

    Menurut Anis Matta, program rekrutmen anggota ini, dalam rangka menabung energi menuju kemenangan Pemilu 2029, sehingga di-launching pada bulan Ramadan ini.

    “Ramadan ini adalah momentum yang paling tepat untuk menabung energi, Sehingga setelah rapat kita mempunyai sumber energi yang besar untuk bekerja lebih cepat,” kata Anis Matta.

    Program ini untuk melengkapi program yang sudah ada seperti program Pengembangan Wawasan Keislaman, Geopolitik, Kebangsaan, Spiritual, Kepribadian dan Kewirausahaan.

    “Program ini dengan pendekatan normal, tetapi apabila ada perkembangan situasi global maupun nasional yang tidak normal, maka kita mendorong untuk mengakselerasi semua pekerjaan kita dengan segala kemungkinan,” ujarnya.

    Karena itu, ia menegaskan, bahwa semua pekerjaan yang dilakukan Partai Gelora sekarang, adalah masuk dalam kategori menabung syarat-syarat kemenangan pada Pemilu 2029.

    “Ramadan ini adalah momentum yang paling tepat untuk menabung energi, menabung syarat-syarat kemenangan Pemilu 2029. Sehingga setelah rapat kita mempunyai sumber energi yang besar untuk bekerja lebih cepat,” kata Anis Matta.

    Selain itu, kata Anis Matta, Partai Gelora memfokuskan diri untuk melakukan pembinaan generasi muda selama Ramadan.

    Karena Partai Gelora ingin membangun kepemudaan ini menjadi backbone (tulang punggung) dari semua tingkatan struktur dari DPP, DPW dan DPD.

    “Kita akan ciptakan semacam pasukan di Perang Badar, ada sekitar 300-an pemuda di setiap DPW. Tim kepemudaan ini akan menjadi penggerak yang akan menjadi faktor utama kemenangan kita di tahun 2029,” katanya.

    #Rekrutmen 1,5 Juta Anggota
    Sementara itu, Ketua Tim Program Nasional Rekrutmen 1,5 Juta Anggota Triwisaksana mengatakan, bahwa seperti disampaikan Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, program rekrutmen adalah cara Partai Gelora menabung syarat-syarat kemenangan Pemilu 2029.

    Selaku Ketua Tim, ia akan didampingi empat Wakil Ketua, yakni Endy Kurniawan (Ketua Bidang Rekrutmen Anggota), Lukman Effendy (Sekretaris Korbid Pemenangan Teritorial), dan Ketua Sarah Azzahra (Wakil Ketua Korbid Komunikasi).

    Lalu, Wakil Ketua Tim Rifkoh Abriani (Sekretaris Korbid Penggalangan), serta Sekretaris Tim Ahmad Chudori (Wasekjen Bidang Data dan Informasi) . Sedangkan Anggota Tim adalah Ketua Pemenangan Teritori 1-10 dan para Ketua Bidang DPP Partai Gelora.

    “Target nasional kita, Insya Allah kita akan merekrut 1,5 juta Anggota. Dua kali lebih banyak dari yang periode lalu,” katanya.

    Dalam rekrutmen ini akan digunakan formasi ‘222’ seperti dalam strategi sepak bola profesional. Maksudnya Partai Gelora memiliki dua jalur rekrutmen, pertama adalah verifikasi Anggota yang sudah terdaftar dan melakukan rekrutmen Anggota baru.

    “Periode lalu, kita sudah punya Anggota sebesar 750 ribu, dan kita akan merekrut lagi 750 ini pada periode sekarang. Kita sudah siapkan strategi untuk verifikasi dan perekrutan baru,” ujarnya.

    Pada 2026 ini, Partai Gelora mentargetkan untuk mendapatkan Anggota masing-masing 350 ribu dari program verifikasi dan perekrutan baru.

    “Kira-kira pada Juni 2028 atau 8 bulan sebelum Pemilu 2029, kita sudah dapatkan 1,5 Juta dari program verifikasi dan perekrutan baru, masing-masing 750 ribu,” katanya.

    Dengan adanya program rekrutmen ini, ia berharap kepengurusan Partai Gelora bisa mengakar sampai pada tingkat kecamatan, kelurahan/desa.

    “Mudah-mudahan bisa sampai tingkat TPS, dan anggota kita bisa mencapai jutaan. Semua harus aktif dan agresif, termasuk Alegnya,” tegas Triwisaksana.

    Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik menambahkan, untuk mendukung program rekrutmen anggota ini, Partai Gelora akan menuntaskan kepengurusan KWSB pada tingkat DPD (Kabupaten/kota).

    “Kita harapkan kepengurusan DPD dapat dituntaskan selama Ramadan ini atau 100 persen. Sehingga kita dapat bergerak cepat melengkapi struktur DPC (Kelurahan/Desa) agar bisa 100 persen juga,” imbuh Mahfuz.

  • Partai Gelora Berduka Atas Syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran

    Partai Gelora Berduka Atas Syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran

    distorsi.id/, Jakarta – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia berduka atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan serangan pre-emptive yang dilakukan Israel dan didukung operasi militer besar Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

    “Partai Gelora sebagaimana perasaan banyak masyarakat dunia sangat berdukacita atas syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran,” kata Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelora dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

    Menurut Mahfuz, Ali Khamenei gugur di dalam bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah. Ia menilai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran itu, dengan gagah berani mempertahankan kedaulatan negara dan teguh membela Palestina.

    “Beliau telah gugur di bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah, mempertahankan kedaulatan negaranya dan teguh dalam pembelaan terhadap masyarakat dan bangsa Palestina yang terjajah oleh Israel,” ucapnya.

    Ketua Komisi I DPR 2010-2017 ini menegaskan, kematian Ali Khamenei tidak akan menyurutkan semangat perjuangan dalam menghadapi Zionis Israel yang didukung.

    “Kematian beliau tentu saja tidak akan menyurutkan semangat perjuangan dalam menghadapi kesombongan dan ambisi penguasaan rezim Zionis Israel yang didukung penuh oleh Amerika Serikat,” ujarnya.

    Mahfuz menilai kematian Ali Khamenei menjadi alarm kuat bagi para pemimpin negara di Kawasan Timur Tengah akan menjadi korban agresi milter Israel dan AS selanjutnya.

    “Ini menjadi alarm kuat bagi semua negara di kawasan bahwa satu saat pemimpin negara-negara itu pun dapat menjadi korban agresi militer berikutnya,” ujar Mahfuz.

    Serangan militer Israel yang didukung militer AS terhadap Iran, lanjut dia, akan mengentalkan sentimen negatif masyarakat dunia yang menginginkan perdamaian.

    “Aksi penolakan yang menyeruak di berbagai belahan dunia terhadap agresi militer Israel di Gaza, akan hidup kembali dipicu oleh serangan militer terhadap Iran,” katanya.

    Ia mengatakan, masyarakat dunia tidak lagi melihat ini sebagai isu senjata nuklir atau dukungan Iran terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

    “Sebab, masyarakat dunia sedang dipertontonkan dengan ambisi dan agresi zionis Israel, yang menjadikan perang sebagai jalan termudah untuk mencapai tujuannya,” pungkas Mahfuz Sidik.

    Diketahui, Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan wafat usai serangan besar-besaran yang dilakukan Israel-Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2028).

    Media Iran melaporkan Khamenei meninggal saat berada di kantornya. Pemerintah Iran mengumumkan 40 hari berkabung.

    Dilansir Al-Jazeera, Minggu (1/3/2026), kantor berita Fars melaporkan pemerintah Iran mengumumkan 40 hari berkabung nasional menyusul pembunuhan Khamenei. Pemerintah Iran juga mengumumkan tujuh hari libur nasional.

    Anggota keluarga Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei juga dilaporkan ikut tewas dalam serangan tentara Israel dan Amerika Serikat (AS) di Iran. Media Iran melaporkan putri hingga cucu Khamenei tewas.

    “Setelah menjalin kontak dengan sumber-sumber yang mengetahui informasi di lingkungan keluarga Pemimpin Tertinggi, berita tentang kemartiran putri, menantu, dan cucu dari Pemimpin Revolusioner sayangnya telah dikonfirmasi,” lapor kantor berita Iran, Fars, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).

    Menteri Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh juga dilaporkan tewas.

    Dilansir Reuters dan Al Arabiya, Sabtu (28/2/2026), laporan dari dua sumber yang mengetahui operasi militer Israel menyebut Nazirsadeh tewas dalam serangan Israel di Iran hari ini.

    Selain Nazirsadeh, Komandan Garda Revolusi Iran Mohammed Pakpour juga dilaporkan tewas.